kedudukan selama ini di menit 30 0-1 untuk PSMS medan ....
#Bola
Jumat, 04 Mei 2012
Mengenal drum lebih jauh yokk. . . .
apasihhh drum itu ? ? ?
Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.
Tom-tom
terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan
diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12x10 yang maksudnya
adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom
bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut
ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14"
keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari
peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah,
kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1
drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa
disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya
menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya
menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal
karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada
tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis
kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan
semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya
tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.
Bass
drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai
diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau
lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh
dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara
"Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu
bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih
keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
Snare
drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan
suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang
paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10" sampai 15",
tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat
perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di
bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang
sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat
perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare
wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah
dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa'
dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas
maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.
Cymbal, lagi-lagi merupakan 'nyawa' bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk...). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu
Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:

sekian dulu yahh info tentang apasih itu drum heheheee.... :D
apasihhh drum itu ? ? ?
Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.
Tom-tom
terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan
diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12x10 yang maksudnya
adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom
bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut
ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14"
keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari
peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah,
kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1
drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa
disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya
menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya
menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal
karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada
tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis
kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan
semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya
tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.
Bass
drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai
diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau
lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh
dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara
"Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu
bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih
keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
Snare
drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan
suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang
paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10" sampai 15",
tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat
perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di
bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang
sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat
perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare
wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah
dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa'
dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas
maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.Cymbal, lagi-lagi merupakan 'nyawa' bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk...). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu
- Hihat cymbal: 'Jantungnya' cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8" sampai 15". Ukuran standart 14"
- Ride cymbal: Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18" sampai 22". ukuran standar 20"
- Crash cymbal: Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13" sampai 22" tergantung dari selera pemain.
- Efek cymbal: Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi 'warna' khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6" sampai 12" dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16" sampai 22".
Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:

- Pedal:
Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum. - Hihat stand:
Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda. - Cymbal stand:
Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat. - Snare stand:
Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda. - Tom holder/tom stand:
Berguna untuk memasang tom-tom.
sekian dulu yahh info tentang apasih itu drum heheheee.... :D
Daftar istilah musik
Berikut ini adalah daftar istilah musik yang banyak dijumpai di partitur-partitur musik. Kebanyakan istilah ini berasal dari bahasa Italia karena kebanyakan konvensi musik Eropa berasal dari Italia. Beberapa istilah berasal dari bahasa Perancis (Fr), Inggris, Jerman (Ger), Spanyol, dan Latin.
A
- a, à (Per): pada, di, oleh, untuk, dalam, menurut
- a 2: lihat a due
- aber (Jer): tapi
- a bene placito: tergantung sang pemain
- a cappella: menurut gaya menyanyi di kapel; i.e., tanpa ditemani oleh alat musik (instrumen)
- accarezzévole: ekspresif
- acelerando, accel.: dipercepat; perlahan-lahan temponya dinaikkan
- accentato: dengan aksen; dengan tekanan
- acceso: dipantik, berapi
- acciaccatura: meremuk; i.e., a very fast grace note that is "crushed" against the note that follows and takes up no value in the measure
- accompagnato: ditemani; i.e., pemain solo ditemani oleh iringan yang mengikuti kecepatan sang pemain solo
- adagietto: agak pelan
- adagio: santai; i.e., pelan
- adagissimo: sangat pelan sekali
- ad libitum (disingkat ad lib; Latin): bebas; i.e., kecepatan dan cara memainkan terserah sang pemain
- a due: dimaksudkan untuk duet; untuk dua suara atau dua instrumen; bersama-sama; dua instrumen dimainkan secara unison setelah permainan tunggal salah satu instrumen
- affannato, affannoso: penuh kepedihan
- affettuoso, affettuosamente, atau affectueusement (Fr): dengan kasih (dengan emosi); lihat pula con affetto
- affrettando: terburu-buru, bergegas maju
- agile: dengan kilat
- agitato: agitated
- al, alla: ke, menurut (al digunakan sebelum kata kerja maskulin, alla kata kerja feminim)
- alla breve: dalam waktu yang terpotong; dua ketukan per birama atau ekuivalennya
- alla marcia: dengan gaya baris-berbaris
- allargando: diperlebar, setiap kali semakin lambat
- allegretto: sedikit hidup, agak cepat
- allegretto vivace: tempo yang agak cepat
- allegro: riang; tetapi sering dipraktekan sebagai cepat, hidup
- allegrissimo: sangat cepat, namun lebih lambat dari presto
- als (Jer): dari
- altissimo: sangat tinggi
- alto: tinggi; biasanya merujuk pada jenis suara, lebih tinggi dari tenor tapi lebih rendah dari soprano
- alzate sordini: angkat atau singkirkan peredam suara
- am Steg (Ger): pada jembatan; i.e., memainkan alat musik gesek dekat jembatannya, yang menghasilkan suara (ton) yang lebih berat dan kuat (lihat pula sul ponticello)
- amabile: amiable, pleasant
- amoroso: dengan cinta
- anacrusis: not yang mendahului birama pertama
- andante: kecepatan orang berjalan; i.e., tempo menengah
- andantino: sedikit lebih cepat dari andante (awalnya kadang-kadang berarti sedikit lebih lambat dari andante)
- a niente: ke tiada; tanda untuk melakukan diminuendo yang menghilang ke pppp
- animato: hidup
- apaisé (Per): tenang
- a piacere: sesukanya; i.e., sang pemain tidak perlu mengikuti ritme
- appassionato: dengan penuh semangat
- appoggiatura: one or more grace notes that take up some note value of the next full note.
- a prima vista: pada pandangan pertama; i.e., memainkan atau menyanyikan sesuatu pada pandangan pertama pada kertas musik
- arco: busur yang digunakan untuk memainkan alat musik gesek; i.e., dimainkan dengan busur, kebalikan dari pizzicato (dipetik), pada musik untuk alat musik gesek; biasanya digunakan untuk membalikkan perintah pizzicato
- arietta: sebuah aria pendek
- arioso: seperti sebuah aria; penuh dengan melodi
- arpeggio: seperti sebuah harpa
- arpeggiato: sebuah cara memainkan kord: mulai dari nada yang terendah, dimainkan hingga nada yang tertinggi. Kadang-kadang juga dibalik dari nada yang tertinggi ke nada yang terendah
- assai: sangat
- assez (Per): cukup; kadang-kadang dipakai dalam pengertian yang sama dengan assai
- a tempo: pada waktunya; i.e., sang pemain kembali ke tempo semula (setelah temponya diubah oleh accelerando atau ritardando, dll.); juga dapat ditemukan dengan kombinasi istilah lain, misalnya a tempo giusto (dengan waktu yang ketat) atau a tempo di menuetto (dengan kecepatan minuet)
- attacca: serang, atau maju terus; i.e., pada akhir bagian musik, segera mulai (serang) bagian berikutnya, tanpa jeda atau berhenti
- Ausdruck (Jer): ekspresi
- ausdrucksvoll (Jer): dengan penuh eskpresi
- avec (Per): dengan
Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian. Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.
Sejarah
Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern homo sapien yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tiada siapa tahu bila manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun dahulu telah menunjukkan perubahan evolusi dari pemikiran otak manusia. Dengan otak manusia yang lebih pintar dari hewan, mereka membuat pemburuan yang lebih terancang sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak ini, mereka bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan mencapai imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara mereka. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosa kata muncul untuk menamakan benda dan nama panggilan untuk sesorang.
Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, mereka mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanan mereka kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba.
Manusia menyatakan perasaan takut mereka dan gembira menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara mereka menjadi lagu, hymne atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja mereka telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi kuat. Kulit binatang yang mereka gunakan sebagai pakaian diletakkan pula untuk menutup rongga kayu tersebut besar menjadi gendang.
:D
Langganan:
Postingan (Atom)

